..walking around the type..

Survey Pertama Kami Bersama, MPAR UGM Angkatan IX

Kesemuanya bermula tahun lalu. Tempat kuliah baru. Pelajaran baru. Teman baru tentunya. Kami semua berada dalam angkatan MPAR-UGM IX. Hal ini tentu saja bukan sesuatu yang mudah bagiku.
Berada dalam lingkungan baru yang begitu jauh dengan keluarga. Tetapi kesemuanya harus siap dengan perjalanan baru yang sudah menanti di depan mata untuk diselesaikan.

Hari itu hari pertama kelas matrikulasi. Datang dengan ditemani Bapak yang merupakan seorang pahlawan bagiku. Pahlawan paling berharga yang kumiliki, pahlawan yang akan kubuat dia merasa bangga memiliki anak sepertiku. Beban ini sungguh berat, ditemani sampai depan kelas. Ini merupakan hal yang baru bagiku, setelah perjalanan dari jenjang SD sampai menyelesaikan S1 belum pernah diantar ke depan kelas untuk belajar. Maklum, melepaskan anak sendiri dikampung orang akan terasa berat baginya.

Pagi itu kelas dimulai dengan pengenalan dahulu, hal yang paling biasa dilakukan ketika memulai sebuah penerimaan mahasiswa baru. kenalan pertama itu mba Geby Fathona berasal dari Bengkulu tetapi kuliah S1nya kemarin di Universitas Sriwijaya Palembang. Orangnya item manis, senyumnya lucu dan ternyata masih lebih muda dari saya. Kemudian ada mas Ferdian yang berasal dari Jakarta yang kuliahnya kmarin di Universitas Jayabaya. Selanjutnya ada Sakti Wikantara tuh, asli wong Jogja kuliah di Universitas Islam Indonesia kmarin. Dia sih anaknya lebih bisa diandalkan dan banyak membantu saya selama disini. Kenalan terakhir ini yang paling ngangenin. Udah punya anak tapi jiwa muda mba Dewinta Asmarani masih aja kliatan. Jiwa petualangnya keliatan banget ama gaya tomboi yang khas dimilikinya. Keempat ini sih sebenarnya bukan personel lengkap temanku sekarang, tetapi yang ikut matrikulasi kemarin ya cuma mereka. Hehehehe..
akhir dari kelas matrikulasi akhirnya tiba juga yang bertepatan dengan mendekatinya jadwal hari raya Iedul Fitri. Akhirnya kami semua kembali lagi ke kampung halaman masing-masing.

2 minggu stelah itu, jadwal kuliah perdana pun tiba. Teman baru kemudian bertambah lagi. Si Rekta Deskarina yang menghabiskan 3,5 tahunnya kuliah di Universitas Negeri Solo tapi sebenarnya dianya dari Lombok NTB bersebelahan dengan mas Silvestre Masias Ziso yang berasal dari Flores, NTT. Bahagia menyelimuti karena ternyata teman-temanku hampir seumuran jadi cerewetnya dapat, gokilnya dapat, dan gila-gilaanya juga dapat. hehehhehe....

Hari pertama kuliah pun berjalan lancar. Teman-teman semua juga sudah kenalan. Ternyata masih ada angkatan sebelumnya yang bakalan kuliah bareng kita juga. Awalnya merasa aneh karena bawaan di kampus bahwa kuliah dengan senior akan merasa takut. Ternyata mas M. Galieh Gunagama begitu kocak dan sering membuat seisi kelas tertawa.

Seperti biasa, mata kuliah studio juga masih menjadi mata kuliah poros di semster ini. Kali ini lokasi yang akan dikaji adalah Kawasan Candi Borobudur. Ini menjadi hal yang  menyenangkan karena sesungguhnya akhirnya saya akan melihat Candi Borobudur juga setelah hidup selama 24tahun sebelumnya belum pernah menginjakkan kaki disana. Hahahhahaha..hal yang sangat bodoh memang kelihatannya. Tetapi itulah hal sebenarnya yang terjadi. Tentunya ini menjadi hal yang paling saya tunggu-tunggu karena ini akan menjadi pengalaman menarik bagi saya.

Akhirnya, hari yang ditunggu-tunggu pun datang juga. Tetapi hari itu tidak berjalan sesuai rencana karena satu hal saja, TERLAMBAT BANGUN. hahahahahhaa...sesuatu hal yang sangat bodoh tentunya. Padahal geby dan rekta sudah nginap bareng di kos biar tidak memakan waktu terlalu lama untuk kumpulnya, tetapi saja hal yang ditunggu untuk melihat matahari terbit dari puncak borobudur tidak bisa terealisasikan. hehehhee...tetapi ini kemudian tidak menyurutkan semangat saya untuk melanjutkan survey pertama saya bersama mereka.

Sesampainya disana, semuanya kelaparan. Ini tentu saja karena terlambat bangun tadi makanya sarapan pun tidak sempat demi mengejar agar sesampainya disana tidak panas.Hehehehehe...BUBUR AYAM pun menjadi sasaran kami, penjualnya juga letaknya tidak jauh dari gerbang masuk kawasan Candi Borobudur. 

personil cewek dengan mukanya yang masih culun semua,,hahahaha

personil cowoknya ternyata tidak mau kalah berfoto,,hahhahaa

Setelah makan, kenyang pula, perjalanan untuk melanjutkan survey pun dimulai. Sesampai disana, sambutan dari para penjual pun berdatangan. Ini tentunya cukup menggoda sebagai seorang perempuan yang hobinya berbelanja saja kerjaannya (hehehhee..yang ini kayaknya bakat alamiah). Si Geby yang jadi partner setia untuk berbelanja. Suasana disana cukup panas karena teriknya matahari memberikan sinarnya secara langsung. Akhirnya saya memutuskan untuk membeli topi daripada harus kepanasan di dalam.

begini nih yaa kelakukan cewekk kalo lagi nawar,,hahhahaa

Setelah mendapatkan penutup kepala (pelindung wajah lebih tepatnya, hahahha...) action pun dimulai. Ternyata yang lainnya sudah menunggu di depan loket untuk membeli tiket. Hari itu tiket masuk masih Rp. 25.000 tetapi 5 hari yang lalu ketika saya berkunjung kembali kesana bersama rombongan yang lain, tiket masuk sudah Rp. 30.000. Setelah membeli tiket, kami semua pun masuk. Ternyata jarak tempuh menuju Candi Borobudur sesungguhnya cukup jauh. Di tengah perjalan kemudian kita diberikan sarung/kain batik untuk digunakan selama berada di sekitar Candi.

semua kebingungan bagaimana menggunakannya dengan benar..hehhehe

Memakai kain/sarung batik selama berada di daerah sekitar Candi Borobudur menurut yang diceritakan bahwa sebagai bentuk penghormatan kita ketika mengunjungi tempat beribadah umat Buddha. Setelah selesai menggunakannya, perjalanan kemudian dilanjutkan. Sepanjang jalan dalam kepalaku dipenuhi dengan pertanyaan-pertanyaan  bahwa bagaimana nenek moyang kita terdahulu mampu mendirikan sebuah bangunan yang begitu megahnya sperti ini. Ketakjuban yang tiada henti ketika memandangi bangunan yang begitu kokoh berdiri di depan mataku. Akhirnya saya melihatnya secara langsung tanpa diceritakan lagi oleh teman-teman saya selama ini. Pengambilan foto-foto tentu saja tidak mungkin terlupakan disini. hehhehehe...

spot terbaik yang sering diambil oleh beberapa fotografer..menurut siapa ya..hehhehee

Baru melihat dari kejauhan saja, pesona Candi Borobudur begitu memukau saya. Belum lagi ketika sampai disana. Sesampainya disana, melihat gambar-gambar yang ada yang kalau diartikan katanya menggambarkan kehidupan manusia pada masanya. Urutan membacanya pun juga ternyata ada, mengelilingi dari arah kiri berputar searah jarum jam. Lantai demi lantai pun segera dijajaki. Sayangnya, ketika kami disana 2 lantai teratas tidak bisa dikunjungi karena sedang dalam perbaikan akibat Erupsi Merapi sebelumnya. Ini tentu saja mengecewakan bagi saya tetapi sekaligus membuat jadi penasaran untuk datang berkunjung kembali. Hehehhehee...

Setelah mengunjungi lantai demi lantai, mengambil foto, dan ceritanya ada yang beberapa disampaikan sama Sakti karena yang lainnya juga menyebar mencari informasi mengenai aspek-aspek apa yang akan mereka bahas dalam tugas studio kita nanti. Kepanasan betul-betul melanda, sehingga sepertinya istirahat sangat dibutuhkan. 

sambil istirahat ternyata masih ada juga ya yang sadar kamera,,hahahhaa

Tak terasa, matahari sudah tepat diatas kepala, saatnya pulang sepertinya. Panas sudah menjadi kendala utama untuk mengunjungi tempat ini ketika siang hari. Yang lainnya juga ternyata sudah berkumpul di Museum (Museum apa lagi ya namanya,,lupaaaa,,heheheh) dekat pintu keluar. Di Museum itu tempatnya barang-barang yang ada kaitannya dengan Candi Borobudur serta beberapa sejarah dipaparkan mengenai terbentuknya Candi hingga foto-foto pemugaran Candi sebelumnya. 

Karena semuanya juga sudah berkumpul, personil sudah lengkap, saatnya kembali pulang. Beberapa jam sudah berlalu, lapar kembali melanda. Hahahahah,,,rupanya semuanya cepat lapar. Alhasil selama perjalanan pulang singgah makan di salah satu tempat yang jaraknya masih tidak jauh dari Kawasan Candi Borobudur.

Akhirnya, proses pengerjaan  kuliah pada semester ini berjalan sebagaimana mestinya meskipun begadang-begadang mengerjakan tugas masih ada. Tetapi kesemuanya dilalui dengan ikhlas. Hasilnya juga tidak mengecewakan. Sekarang kami semua sudah di penghujung semester 2. Masih sama-sama berjuang. Tetapi pada semester ini kami dilengkapi dengan 3 personil baru, anngkatan baru.  

Yaaahh...sebenarnya masih banyak hal yang ingin diceritakan. Tetapi saat menulis ini, malam sudah sangat larut. Padahal besok kuliahnya pagi sekali, jam 8 bo'..hahahhahaa...
Then, sepertinya cerita ini akan berlanjut saja dengan kunjungan ke tempat-tempat lain yang tidak kalah menariknya..hehhehehe..





kalimatmu adalah awal kebangkitanku


ini bukan arahku

arah kemana langkah yang ku inginkan
tetapi ini adalah jalan yang harus kulalui, mau tidak mau, suka ataupun tidak suka, tetapi harus berusaha nyaman di dalamnya..

berat..begitu berat hari-hari yang harus kulalui
sendiri menapaki jalan yang begitu asing, dan dengan orang-orang yang baru
awalnya, ini kutanggapi sebagai sebuah semangat baru untuk melaluinya,,
ini bukan kali pertama aku merasakan hal seperti ini "ceritaku dalam hati"
dan betul....beberapa bulan berikutnya, kewajiban sudah kulalui meskipun begitu banyak hal yang mesti terjadi diluar dugaan dan diluar titik kenyamananku..

tetapi lagi-lagi ini yang harus kujalani,, suka atau tidak suka..mau atau tidak mau..
mungkin "impact" dari semua yang kujalani hari ini akan tidak terasa saat itu juga..
tetapi harapan yang ingin kucapai semoga berbuah di akhir..
walaupun aku tahu begitu banyak cibiran dibelakang sana yang terus menghantui menuntun langkah yang telah kupilih..

kubiarkan itu menjadi suatu yang nyata dalam kepalaku,,tak ingin melupakannya..
kubiarkan itu menjadi suatu yang berbekas dalam hatiku,,tak ingin menghapusnya..
kubiarkan itu menjadi suatu yang perih menyayat tubuhku,,tak ingin menyembuhkannya..
kubiarkan itu menjadi suatu yang indah dalam darahku,,tak ingin mengeluarkannya..
dan........
kubiarkan itu menjadi suatu yang kuhirup tiap saat,,agar selalu ada dalam setiap detik pikiranku...hingga kau lihat seperti apa aku ini ketika kau memberikannya untukku..

^saya mencarimu dengan nyata^

kesemuanya berawal tetapi tak kumengerti darimana awalnya..
kesemuanya juga berakhir meskipun tak kuingini dan tak kusadari sejak kapan berakhirnya..
dan sekarang, telah kudapati diriku mengetahui sendiri akhir dari kesemuanya..
entah ini menjadi akhir yang betul-betul berakhir..
atau kau akhiri untuk memulainya kembali dari awal..
entahlah...
tapi itu harapanku..
harapan yang semestinya tak ada..
harapan yang bukan pada tempatnya..
karena kutahu, kau juga pasti mengharapkannya..



mengenalmu???????????

aku belum mengenalmu, kemarin.. sekarang.. dan untuk selanjutnya..
tidak ada keinginan untuk lebih jauh mengenalmu..
apa pun itu bentuknya..

dengan mengenalmu semua terasa hampa.. tidak menemukan apa arti hidupku..
kau membuat segalanya menjadi berantakan,, meskipun yang kau lakukan sebenarnya sangat-sangat di bawah alam kesadaranmu..

aku benci bila harus mengenalmu,, aku marah jika harus mengetahuimu..
mengetahui bahwa telah kudapati diriku hancur berkeping-keping tanpa harapan..

bukan hanya aku.. kami semua!!!

pengembaraan tanpa "hasil"

pengembaraan kali ini sudah berakhir...
kembali berada pada titik awal, setelah beberapa tahun berpindah, pengharapanku kepada perubahanmu merupakan hal yang paling utama..
bagaimana tidak!!penyiksaanmu begitu membekas...
memang tidak nampak senampak-nampakny pada salah satu bagian tubuhku ataupun pada seluruh bagian tubuhku yang ada..
tetapi lebih kepada organ dalam,,organ vital!!!

MIRIS memang kedengarannya..
tapi ini kenyataannya..
berkali-kali mencoba keluar,,memikirkan berbagai macam cara,,
tapi hasilnya sama saja..tidak pernah berubah!!

sepertinya ini menimbulkan pertanyaan besar,
apa yang tersimpan dalam otakmu??
apa yang sedang dalam pikiranmu??
apa yang sedang bergejolak dalam hatimu??

ceritakanlah..ceritakanlah..ceritakanlah...
agar kami tahu dan mengerti..
agar semuanya tidak nampak berbeda..
agar semuanya tahu apa yang kau inginkan...

jangan hanya menyimpannya sendiri..
jangan hanya menampakkannya pada dirimu sendiri..
jangan hanya menyalahkan orang lain tanpa memberi tahunya..

karena tanpa kamu menyadari,, kami semua sayang kamu,,
karena tanpa kamu ketahui,, kami semua menginginkan yang terbaik untuk kamu..
karena tanpa kamu lihat,, kami semua selalu memberikan yang kamu mau..

sesuatu [nya] baru

ada kata yang tak sempat terucap..mewakili perasaan yang gundah..
entah apa rasanya..seperti tidak ingin mengecap..takud merasakan rasa pahitnya...
tapi harus bagaimana lagi,,tdak mencoba berarti gagal untuk mendapatkan hasilnya..
yahhhh,,,
seperti kata pepatah.."tak kenal maka tak sayang"

saya pun berlanjut untuk memulainya...meskipun sebenarnya ini merupakan sesuatu hal yang baru,,sangad baru bahkan..
perlahan demi perlahan,,kulangkahkan kaki untuk beranjak mengambilnya,,memberanikan diri untuk membuka mulut menyampaikan apa yang sebenarnya ingin kukatakan..
awal demi awal kusampaikan berentetan,,rasanya blum hilang smua hal yg berkecamuk dalam otak dan pikiran untuk mensinkronkan apa yang ingin kusampaikan..
tetapi hati ini sudah tdak sabar untuk segera menyampaikanny..tetapi bisikan lain tetap saja mencoba berusaha meyakinkan bahwa "INILAH SAAT YANG TEPAT'

yaaaahhhh...
sebuah kalimat penuh inspirasi untuk mengumpulkan keberanian itu sampai muncul memperlihatkan kepalanya,,,hanya kepalanya meskipun...

waktu berjalan,,lama bergulir detil demi detil pembicaraannya pun telah berpindah,,,keadaan mulai mencair,,tetapi kata yang diselimut berjuta makna yang ingin disampaikan itu belum juga keluar terucap..
lama mengulur waktu membuatnya tak sadar bahwa hal yang telah ingin dibicarakan sudah melenceng jauh dari semua yang ada...dan alangkah lucunya lagi,,kata yang sangat ingin disampaikan tersebut 'terlupakan'...dan yang lebih lucunya lagi,,,,tersadar bahwa hal tersebut tidak tersampaikan [lagiy] setelah pembicaraan selesai...

wah,,,wah,,,bgaimana pula caranya,,,
hal ini membuat keadaan kembali dari awal lagi,,,ketakutan itu kemudian muncul kembali,,dan yang paling terasa bahwa rencananya yang telah disusun haruslah diulang dari awal...
hehehehe..aneh juga rasanya..tetapi mau berkata apa..
satu hal yang kemudian terpetik bahwa..."INGATLAH UNTUK SELALU BELAJAR TERHADAP PENGALAMAN"

-sukses ya,,,,-

RINDUW

ada kesalahan tapi entah dimana letaknya..
tak kunjung ditemukan apalgi untuk melihad ia muncul dengan sendirinya..
masih mencari setitik kesalahan itu..
yang mengakibatkan keadaan menjadi kacau seperti ini..
mesikpun masih bingung salah apa,,salah siapa,,dan bagaimana salah itu muncul tapi masih tetap berusaha..
sayangnya,,usaha itu ternyata mempunyai batas..
BATAS KEJENUHAN!!
entah darimana asalnya kejenuhan itu timbul,,tapi itulah yang terjadi sekarang..
lelah,,letih,,capek,,bosan....



sy bukan hanya memikirkan apa yang kurasa sendiri,,
melainkan memikirkan kamu,,kamu,,kamu,,dan kamu..
bagaimana mungkin melewati hari-hari esok jikalau kita masih saja terus berada disini,,
tanpa da perubahan yang pasti..
tapi kenapa??
kamu belum juga menyadari apa yang kamu lakukan sampai sekarang ini..
hampir seumur hidup mengalah untuk memberikanmu ruang..
merasakan bahagia yang ingin kau rasa..
tapi nyatanya apa yang selama ini kuharapkan tak kunjung kau mengerti..
sampai kapan??
kau hanya duduk diam terpaku memandangi orang-orang yang perlahan-lahan akan meningglkanmu tanpa melihat orang-orang yang ada disekitarmu yang akan menunggumu tanpa bosan???
sampai kapan???
kau akan memberikan makna,,memberikan arti,,menganggapnya ada kepada orang yang betul-betul memperhatikanmu,,dan tak pernah lelah untuk mengajakmu tertawa bersama??


atau apakah ini hukuman yang harus diterima kala dosa itu datang menagih??
yaaaaaahhhh,,,
meskipun masih sulit mengerti..tapa hanya berusaha mampu untuk dapat berusaha..
melewati ini meskipun tanpa senyuman indah yang merekah..
adakah kebahagiaan itu muncul??
ada jawabnya..
tetapi kebahagiaan apakah yang kamu cari..??
bahagia dengan tertawa ikhlas..


aku merindukanmu ayah...
aku merindukanmu ibuuuu..
aku merindukan kalian yang tertawa lepas..
aku merindukan melihat wajah tanpa beban..
aku merindukan bermain bersama kalian tanpa ada rasa takut..
aku merindukan kebersamaan tanpa diselimuti rasa was-was..
aku merindukan keramaian..
aku merindukan bahagia bersamamu..
bersama kalian,,kalian,,dan kalian..
yaaaahhh,,,
kalian...!!

LebiH jaUh

My photo
seorang yg mencari arti kebahagiaan sbenarnya,,muncul dari pribadi yang mandiri tetapi masih diselimuti manja tepatnya ingin dimanjakan,,memiliki banyak hal yang sangad ingin diraih meskipun dengan cara tertatih-tatih akan tetap dilewati.. meskipun kedengarannya banyak bicara dan sedikit emosian,,tetapi ini yang kulakukan untuk membuktikan bahwa aku PEDULI....

this is bee's way out

just share about my life..

keluh kesah yang mungkin ada..

bukan bermaksud untuk mengeluh..

hanya saja dengan begini mungkin akan lebih lega..

karena masih dalam lingkaran yang sama,,,

mencari celah jalan terbaik menuju-Mu...

this follower.......

sempat nge-plurk

kicauan disini...

dia, mereka, dan kalian